Efisienkan Pengendalian Wereng, BRMP Jabar Terapkan Drone Sprayer di Indramayu
Indramayu — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat melaksanakan penyemprotan pestisida menggunakan drone sprayer pada lahan Program PM-AAS seluas 4 hektare di Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (7/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan teknologi pertanian modern dalam mendukung pengendalian hama wereng secara lebih efektif, efisien, dan terukur. Dengan kapasitas kerja sekitar 8–10 menit per hektare, penyemprotan pada lahan seluas 4 hektare dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit.
Penyemprotan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus upaya pengendalian hama secara masif untuk menjaga kesehatan dan produktivitas tanaman padi. Pemanfaatan drone sprayer memungkinkan aplikasi pestisida dilakukan secara lebih cepat, merata, dan efisien, sehingga mampu menghemat waktu operasional serta mengurangi kebutuhan tenaga kerja dibandingkan metode penyemprotan konvensional.
Penerapan teknologi pertanian melalui Program PM-AAS menjadi salah satu upaya BRMP Jawa Barat dalam mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian. Melalui pemanfaatan mekanisasi dan teknologi presisi, program ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, menjaga produktivitas tanaman, serta mendukung terwujudnya pertanian yang maju, mandiri, dan modern.